2010-10-10

Ada KD

Berharap ketemu KD



Ini siapa ya?


-fin-

Read More ..

2010-09-21

Uang Lusuh

Pergi ke bank mandiri melakukan setoran xxM, gayus lewat. Saat uang dihitung teller sekonyong-konyong beta dikagetkan oleh teller, "Maaf, Pak, uang 10.000 yang ini bisa ditukar? Yang ini kita ga bisa kita terima sudah terlalu banyak selotipnya." Ah, setoran xxM ternoda 10.000, karena nila setiti* rusak susu sebelahnya. Aneh, padahalkan bank umum punya akses ke BI, biar ditampung itu uang lusuh dan ga beredar lagi. Lalu teller memberi penjelasan, kalo uang lusuh dari bank umum ga diterima sama BI, tapi kalo dari masyarakat bisa diterima di bagian ...(isilah titik-titik dengan jawaban yang benar, gw lupa).
??? Kebijakan BI yang aneh.

Peredaran uang lusuh di Indonesia mungkin sudah cukup parah, khusunya uang pecahan 10,000 ke bawah. Yang bikin gw bingung, kenapa itu uang lusuh beredar lama banget, keliatan dari kucelnya. Ga tau udah melewati berapa kutang emak-emak, kantong kernet, tukang palak, dan macam profesi lainnya yang tidak mungkin disebutkan satu persatu aku sayang ibu. Dari sabang sampai merauke.

Buat memberangus uang lusuh aja BI ga punya sistem yang mumpuni. Gimana nanti mau jalanin rencana redenominasi. Koplak!


-fin-

Read More ..

2010-07-24

Kepingin Gemuk

Beberapa waktu lalu bertemu dengan beberapa rekan yang telah lama tak bersua. Dan mereka rata-rata mengatakan, "Lo kurusan?" Gw ngerasanya biasa aja. Kancut di rumah masih bisa gw pake, ga ada yang kedodoran.

Tapi pertanyaan yang sama terus berulang dan akhirnya membuat semangat untuk gemuk timbul. Sebenarnya udah dari dulu mau gemuk. Belum ada motivasi aja.

Buat gw buat gemukin badan agak-agak susah. Walaupun ga separah rekan Yasin Zaidun. Makannya banyak banget, badannya kurus banget. Kalo menurut hukum kekekalan masa, berarti doi pupupnya bejibun.

Coba-coba cari info tentang diet untuk orang-orang kurus biar bisa gemuk. Malah dapet satu artikel tentang diet air untuk orang gemuk. Jadi, ada satu metode diet yang tidak terlalu dianjurkan yaitu minum air dingin. Ada dua manfaat dari minum air dingin buat untuk orang gemuk. Satu untuk mengganjal perut biar ga lapar, tetapi tidak menambah pasokan kalori. Kedua karena airnya dingin, maka ketika air masuk akan ada transfer kalori dari tubuh ke air. Secara teori, menurut kekelan energi dan teori termodinamika jumlah kalori dalam air adalah jumlah energi yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur, seperti 1 gram air sebanding dengan 1 derajat celsius. Jika air yang diminum semakin dingin maka tubuh akan semakin bekerja keras untuk memanaskan air tersebut.

Tetapi e dodo e...seperti dilansir HowStuffWorks, diet air dingin sebenarnya hanya membakar sedikit kalori. Contohnya ketika seseorang mengonsumsi 0,5 liter air dingin yang setara dengan 473,18 kalori, suhunya hanya nol derajat. Air dingin nol derajat itu harus disesuaikan dengan suhu tubuh yang sebesar 37 derajat celsius. Maka saat tubuh harus menaikkan temperatur air tersebut hingga mencapai suhu 37 derajat celsius, tubuh hanya membakar 18 kalori saja. (sumber: detik)

Kok bisa begitu? Ga sesuai hukum termodinamika, atau gw yg oon makanya kuliah lama kelarnya.

Ya sudahlah, kebanyakan mikir nanti stress. Kalo stress kapan gemuknya.


-fin-

Read More ..

2010-07-08

Sinetron Bagus??

Di suatu hari selasa, daku sakit. Entah kenapa waktu senin malam sekonyong-konyong semua badan ngilu dan selasa pagi lemes dan pusing. Jadilah sepanjang selasa hanya di atas pulau kapuk.

Seharian nonton tv. Terakhir kali kayak begini kapan ya? Acara pagi banyak yang siaran musik. Siang berita plus sinetron. Tapi sinetron siang bukan sinetron seri, kalo kata SCTV namanya film televisi atawa FTV. Lumayanlah buat hiburan, ceritanya juga ga masalah harta dan balas dendam seperti sinetron seri yang lain.

Senja pun tiba. Nah, sekitar jam 18.00 ganti channel ke trans7. Eh, sinetron lagi. Tapi yang ini beda. Ga kayak sinetron-sinetron yang lain. Dari teknik pengambilan gambarnya, tema ceritanya, musiknya, deelel. Pokoke beda banget sama sinetron-sinetron bapuk yang beredar. Kalo di sinetron bapuk kameranya itu statis banget (ga tau istilah sinematografinya). Yang sering di-shoot muka pemainnya (close-up ya?). Kayaknya ga perlu datang ke lokasi shooting, cukup via video chatting aja, kasih latar blue screen biar gampang editnya. Nah, kalo yang di trans7 mantabs gerak kameranya, sampe ada satu scene yang di-shoot kaki pemainnya lagi gerak, bukan muka pemainnya. Dinamis bangetlah kameranya. Kualitas gambarnya juga beda sama sinetron abal-abal. Apa pake kamera film? Tiba-tiba terpotong iklan dan tersingkaplah judul sinetron itu, "Mendadak Dangdut, the Series."

Dulu pernah nonton versi layar lebarnya, ceritanya kurang menarik. Tapi yang ini malah versi sinetronnya lebih menarik. Tapi sayang, jadwal penayangan sinetron di era milenium ke-3 ini tidak bersahabat. Biasanya tiap hari. Kucoba melempar-lempar manggis, manggis kulempar jadwal sinetron kudapat. Tayangnya senin-kamis. Ah, berat juga buat nonton terus. Kirain ga jadi karyawan kantoran bisa bebas ngatur waktu. I still have to buy some time. Waktu memang mahal. Coba jadwalnya seminggu sekali macam "Si Doel Anak Sekolahan."

Dulu ada FTV yang gw suka, "Ujang Pantry." Kueren. Ga nyangka dapet banyak penghargaan. "Si Doel Anak Sekolahan" juga kueren, tapi ga tau (inget) dapet penghargaan atau ga. Mudah-mudahan "Mendadak Dangdut, the Series" bisa dapet banyak penghargaan juga. Dan yang paling penting bisa merubah dunia pesinetronan menjadi lebih baik.


-fin-

Read More ..

2010-05-31

Pelabuhan Ratu


Minggu kemarin, habis pulang dari bayah. Nganterin teman acara rujukan. Bukan acara rujukannya yang paling berkesan buat gw, tapi waktu denger obrolan Mr. Ambon dan Baan sama warga setempat di Pelabuhan Ratu.

Bayah itu masuk propinsi Banten. Jalan yang dekat lewat Pelabuhan Ratu. Dari Pelabuhan Ratu sekitar 2 jam perjalanan.

Jadi, dari hasil menguping sekilas pembicaraan antara Mr. Ambon, Baan, dan seorang warga Pelabuhan Ratu setempat (selanjutnya disebut WPRS) dahsyat juga potensi Pelabuhan Ratu. Dari potensi pariwisata, potensi sumber daya alam (hasil laut), sampai potensi mistik. Berikut keterangannya, tidak secara kronologis.

Dari potensi pariwisata, berdasarkan cerita WPRS, setiap week end atau hari libur Pelabuhan Ratu buanyak pengunjungnya. Ada yang surfing, berenang, sekedar jalan-jalan. Ini bisa menggerakan pereknomian cukup besar. Banyak sumber pemasukan
Misal, untuk makanan. Kemarin mau makan ikan (lupa ikannya, gede ukurannya), harganya mahal banget. Yang jualan ga mau ditawar jualannya. Analisa singkat aja, berarti kalau hari libur dia bisa jual banyak, sampai jual mahal ga mau ditawar. Waktu itu akhirnya makan nasi goreng. Lumayan murmer, tapi cuma nasi sama telor.
Sumber pemasukan lainnya parkir mobil, motor, bus. Untuk mobil dipatok harga 5,000 sekali parkir. Ga tau untuk motor dan bus. Sebelumnya juga harus bayar tiket masuk area wisata pelabuhan ratu, mobil 20,000.
Nah sumber pemasukan selanjutnya ini, sempat bikin Mr. Ambon surprise. Dari uang toilet. Menurut pengakuan WPRS ke Mr. Ambon (waktu itu gw udah tidur), kalau lagi rame uang dari sewa toilet bisa sampe 62 JUTA PERHARI!!! Mr. Ambon terkesima dengan bisnis toilet. Baru kali ini gw lilat orang yang pengen punya usaha penyewaan toilet. Hehehe..piss bro.

Potensi selanjutnya hasil laut. WPRS ternyata memiliki beragam latar pengalaman pekerjaan (keren CV nya). Dia kadang-kadang suka melaut. Sekali melaut, katanya memakan waktu seminggu. Karena ukuran kapal di sekitar pelabuhan ratu kecil, ga bisa tampung banyak ikan. Uang dari hasil melaut lumayan besar. Padahal sistem pembagian hasilnya sangat ga masuk akal. Setelah dipotong biaya operasional, 60% untuk pemilik kapal, 40% untuk nelayan. Sementara kalau melaut ga mungkin sendiri. 40% dibagi-bagi aja masih besar untuk tiap orang. Luar biasa!
Tapi ada resiko dari melaut. Pertama, kapal mogok. Akibatnya bisa dua, kapal ditabrak kapal gede (kelas kontainer & tanker) atau terombang-ambing. Nah, WPRS cerita dia pernah kapalnya mogok, lempar jangkar ga sampe dasar laut. Jadilah kapalnya berlayar secara otomatis sampai Bengkulu.
Resiko kedua dari melaut, cuaca buruk. Kalau cuaca buruk, sulit dapat ikan. Rugi. Nah, kerugian 100% ditanggung nelayan.
Tambahan, ada yang bikin gw heran. Kalau nelayan dapet cumi, pembagian hasil dari penjualan cumi 80% untuk nelayan, 20% untuk pemilik kapal. TAPI, cumi cuma boleh dijual ke pemilik kapal. ???? Tanya kenapa. Oiya, ikan hiu perekor katanya bisa laku 10 juta. Dahsyat. Semakin cepat punah aja tuh ikan.

Potensi ketiga dari Pelabuhan Ratu, potensi mistik. Bukan mau cerita orang cari pesugihan atau sejenisnya. Pantai selatan jawa terkenal ganas. Konon ada nyi roro kidul, ratu pantai selatan. Kalau liat di tv, suka ada berita orang yang tenggelam waktu berenang di Pelabuhan Ratu. Tapi beritanya jarang. Dulu gw kira pelabuhan ratu berarti ga seganas cerita orang-orang. Tetapi, berdasarkan pengakuan WPRS tiap minggu pasti ada korban. Bahkan, kalau lagi Lebaran korban bisa mencapai ratusan. Berapa lapis? Ratusan. Terus dimana potensinya? Memang ini ga bisa dibanggakan. Orang-orang yang keseret ombak kan ga semuanya tenggelam, ada juga yang bisa diselamatkan. Nah, yang diselamatkan ini suka kasih uang "terima kasih". Lumayan, ratusan ribu sampai jutaan. Di Pelabuhan Ratu sebenarnya ada penjaga pantai, tapi tidak ada anggaran untuk gaji mereka. Jadilah WPRS dan juga teman-temannya menjadi penjaga pantai partikelir (keren kan CV WPRS).
Untuk potensi mistis ini ada cerita yang aneh. Menurut cerita WPRS, mayoritas orang yang paling sering jadi korban itu warga Bandung. Apa nyi roro kidul ngecek dulu KTP orang yang mau diseret?
Sebenarnya ada satu lagi potensi mistis di Pelabuhan Ratu, yaitu mak erot. Ga usah dibahas. Toh, di CV WPRS juga ga ada pengalaman kerja di mak erot.

Dari sekilas potensi di atas, harusnya Pelabuhan Ratu bisa makmur. Tapi ternyata tidak. Karena banyak mafia. Yup. Untuk pemilik kapal aja cuma segelintir orang. Mau jadi nelayan, kalau pemilik kapal ga suka ya sudah. Parkiran udah dibagi-bagi wilayahnya. Jadi penjaga pantai partikelir, ga semua bisa.
Yang ke rakyat cuma jualan cindera mata aja, itu juga sangat terbatas. Kata WPRS banyak warga jadi TKI ke taiwan. Kalau ke daerah Pelabuhan Ratu, liat rumah-rumah cukup bagus kemungkinan itu adalah hasil kerja TKI di taiwan. Rumah made in taiwan.


-fin-

Read More ..