2009-10-15

Ketika Menteri Berfoto

Foto ini ada di koran Kompas tanggal 15/10/2009, halaman 17. Di sana ditulis rakor terakhir menteri perekonomian. Niat awal kayaknya berfoto sambil pegangan tangan saling silang, kesannya akrab.



Tapi apa lacur, kok Menkominfo dan Menteri pertanian emoh bergandengan tangan (liat yang dilingkari).

Kenapa mereka tidak mau bergandengan tangan?
a. Musuhan
b. Takut dikira gay
c. Pengen keliatan cool
d. Abis cebok lupa cuci tangan
e. Semua jawaban benar
(Beri tanda silang pada jawaban yang menurut Anda paling tepat)


-fin-

Read More ..

2009-10-13

Penipuan Konsumen

Suatu hari sabtu yang cerah, saatnya telah tiba membawa kuda besi kesayangan ke bengkel untuk dikasih rumput besi.

Kuda besi akhirnya diservis. Belum sempat sarapan dari rumah, agak lemes. Cari makan dulu sambil nunggu servis selesai. Ga ada yang jualan di sekitar bengkel. Weits, ada minimarket. Kepikiran beli kue/roti/biskuit. Beli yang murah aja, takut nanti ga bisa bayar servis kuda besi. Cari yang ada coklatnya, biar dapet kalori tinggi, murah meriah.

Begitu bungkus biskuit dibuka, loh mana coklatnya????


Kacau, ketipu sama bungkus biskuit. Untung lagi laper dan lemes.


-fin-

Read More ..

2009-10-05

Pendidikan Gratis

Setelah sebelumnya bikin tulisan tentang beberapa iklan yang dikeluarkan pemerintah, sekarang bikin lagi, part deux, tapi hanya membahas pendidikan gratis.

Depdiknas sepertinya kesal sama kritikan-kritikan yang masuk tentang pendidikan dasar gratis. Banyak kritik yang terdengar di khalayak umum bahwa pendidikan belum gratis, masih banyak pungutan-pungutan dan sumbangan-sumbangan. Sampe-sampe Mario Teguh kukuh berlapis baja ungkapin perasaan ga senengnya sama iklan pendidikan gratis, "Cabut iklan itu! Saya sedang tidak bercanda."

So, apa yang dilakukan depdiknas? Bikin iklan versi baru, yang isinya pembelaan terhadap semua pungutan dan sumbangan dengan tambahan embel-embel sukarela demi kepentingan bersama. Bujug dah Pak Menteri, ora mudeng. Bilangnya pendidikan gratis, tapi ada sumbangan dan pungutan, ya jadinya ga gratis. Kalau dibilang pendidikan gratis, dibayangan orang-orang secara umum berarti tinggal pengeluaran untuk ongkos tranportasi dan uang makan anak aja dong yang ditanggung orang tua. Lagian kenyataan di lapangan ga tuh. Sumbangan dan pungutan ga ada yang sukarela, tapi adanya dukarela alias WAJIB. Kalau ga bayar ya ga boleh sekolah. Beberapa kasus pernah masuk berita di tipi. Pas udah masuk tipi, langsung kepala sekolahnya ngeles, "ga bener itu buktinya anaknya udah sekolah." Malu sih, udah masuk tipi kasusnya.

Pak Menteri, ga usah malu kalau emang belum bisa kasih pendidikan gratis, tapi usahain pendidikan murah aja. Kan lebih realistis dan masyarakat juga lebih bisa terima. Mudah-mudahan penambahan anggaran pendidikan dari 201T jadi 209T bisa Meringankan beban biaya pendidikan. Jangan dipolitisir ya oom menteri, karena tetep aja 20% dari APBN dan itu wajib hukumnya menurut UUD'45.

Hari gini nyari yang gratis-gratis susah, boong semua. Dari provider telepon seluler sampai depdiknas, tuti (tukang tipu).


-fin-

Read More ..

2009-10-02

Berita dan Musik Latar

Orang Indonesia katanya (ga tau kata siapa) melankolis, mudah terbawa suasana, kurang objektif lebih memakai perasaan. Kayaknya itu dipahamin juga sama produser-produser. Mulai dari produser lagu, produser sinetron, sampai produser berita.

Permasalahan dipersempit untuk produser berita aja. Baru sadar waktu lagi nonton berita siang tentang gempa Sumbar. Jadi biar dapat berita yang update, sering ganti-ganti channel. Timbullah kesadaran, kenapa beritanya ada musik latar di setiap channel berita? Musiknya sendu, mengharu biru.

Ingat-ingat lagi (tapi tidak lupa-lupa ingat), waktu kejadian penggrebakan teroris. Ada musiknya juga, musiknya yang bikin suasana tegang, JRENG..JRENG...

Dulu waktu kejadian WTC 9/11 dan tsunami Aceh, pernah nonton berita luar CNN dan CNBC, ga ada musik latar. Kalo berita luar biasanya ada musik latar untuk informasi ringan.

Kenapa ya di sini harus pakai musik latar? Biar meriah suasananya? Atau seperti kata Efek Rumah Kaca, "...kita memang benar-benar melayu suka mendayu-dayu..."

Buat masyarakat Sumbar, Bengkulu, Filipina, Samoa moga-moga cepat teratasi masalah-masalahnya.

-fin-

Read More ..

2009-09-25

Google yang Aneh

Beberapa hari yang lalu lagi iseng-iseng browsing, kesel, telkomsel flash bener-bener lemot. Gara-gara udah ngelewatin kuota. Kepikiran buat ganti provider yang pake teknologi CDMA. Sebelum pindah provider, harus cari modem baru dulu. Bertanyalah kepada oom google. Pertanyaan diajukan tanpa masuk dulu ke google.com, tapi langsung diisi ke search engine box (kalo pake firefox, secara default ada di pojok kanan atas).

Tapi apa lacur. Kok malah keluar gambar begini


Bener-bener aneh, kok pake disuruh isi captcha. Entah google yang aneh atau ada penyusup menghack komptuer yang dipake. Bodo lah, kalo dihack komputer juga isinya ga jelas.


-fin-

Read More ..